Latest Entries »

بسم الله الرحمن الرحيم

PROGRAM BAHASA ARAB/ TAKHOSUS LUGHOWI

 

Bahasa Arab merupakan bahasa yang wajib dipelajari bagi setiap muslim, karena Allah menurunkan Al Qur’an dalam bahasa Arab, mengutus Muhammad sebagai Rasululloh sholallohu’alaihi wassalam juga dari bangsa Arab, hingga penduduk jannah pun menggunakan percakapan bahasa Arab. Ada begitu banyak kitab-kitab para ulama salafush sholih yang berisikan ilmu yang haq mulai dari aqidah, fikih, hadits, siroh dsb agar amalan kita diterima Allah, jika kita tidak mempelajari bahasa Arab, maka bagaimana bisa kita membacanya, sungguh amat disayangkan bukan.

Alhamdulillaah Ma’had Al Jurumiyah Tangerang telah mengadakan program bahasa arab intensif selama 3 bulan, mulai Januari 2011 kemarin. Dan akan membuka ajaran baru bulan April 2011 insyaAllah, program dasar dan program menengah.
Takhosus Lughowi atau program bahasa Arab ini terdiri dari tiga kelas, yaitu :
1. kelas dasar ( 4 bulan )
2. kelas menengah ( 4 bulan )
3. kelas ‘aliyah ( 4 bulan )

Materi yang akan dipelajari dalam program bahasa Arab di Ma’had Al Jurumiyah Tangerang  ini antara lain :
– durusul lughoh
– nahwu : Taisir fi ‘Ilmi Nahwi, matan Al Jurumiyah
– shorof
– khot : naskhi, tsuluts, riq’ah
– imla’
– kosakata
– muhadatsah

Pengajar program bahasa Arab/ Takhosus Lughowi di Ma’had Al Jurumiyah Tangerang:
– Ustadz ‘Amr
– Ustadz Nu’man
– Ustadz Abu Musa dan Abu Hatim

Iuran bulanan untuk program bahasa Arab di Ma’had Al Jurumiyah Tangerang ini sebesar Rp. 250.000,-/bulan (uang makan) dan Rp. 150.000,- (uang gedung)

Waktu pendaftaran program bahasa Arab di Ma’had Al Jurumiyah Tangerang : 1 Maret-2April 2011, dan insyaAllah mulai belajar 4 April 2011. Diharapkan santri sudah ada di Ma’had 1hari sebelum pelajaran dimulai.

Informasi selengkapnya hubungi : 081384457797 ( Muhammad ) dan 082112898406 ( Abu Shofwan )

 

Tauhid Sebagai Pondasi

Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafruddin

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسَةٍ: عَلَى أَنْ يُوَحَّدَ اللهُُ، وإِقَامِ الصَّلاَةِ، وإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصِيَامِ رَمَضَانَ، وَالْحَجِّ

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda: “Islam dibangun atas lima rukun: Allah Subhanahu wa Ta’ala ditauhidkan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan haji.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya no.8, Kitabul Iman, Bab Du’a`ukum Imanukum, dan Al-Imam Muslim dalam Shahih-nya no. 16, Kitabul Iman, Bab Bayani Arkanil Islami wa Da’a`imihil ‘Izhami. Lafadz ini milik Al-Imam Muslim. Juga diriwayatkan oleh Al-Hafidz Al-Mizzi dalam kitabnya Tuhfatul Asyraf bi Ma’rifatil Athraf (7047) menggolongkannya hadits ini dalam hadits-hadits yang Al-Imam Muslim menyendiri dalam periwayatannya.
Tambahan yang terdapat dalam Shahih Muslim: View full article »

Bulan muharram adalah bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak berpuasa padanya. Berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
“puasa yang paling afdhal setelah ramadhan adalah bulan Allah: muharram,dan shalat yang paling afdhal setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR.Muslim: 1163)

Dan diantara hari-hari dibulan tersebut,lebih dianjurkan lagi berpuasa pada hari Asyura, yaitu tanggal 10 muharram. Banyak hadits-hadits yang menunjukkan sangat dianjurkannya berpuasa pada hari ‘Asyura. Diantaranya adalah hadits Aisyah radhiallahu anha bahwa beliau berkata: View full article »

Banyak ayat-ayat dalam al-Qur’anul Kariim dan as-Sunnah yang dengan jelas memuat penegasan bahwa Allah jalla wa’ala itu ada di langit, Dia berada di atas. Hal ini sejalan dengan apa yang dimaksud oleh ayat-ayat yang menggunakan kata -kata bersemayam. Dengan demikian dapatlah diketahui bahwa perkataan ahlu bid’ah yang menyatakan Allah itu berada dimana-mana, Allah itu ada dalam hati (diri) hambanya (karena Allah sangat dekat dengan hambanya) dan semisalnya adalah hal yang sangat bathil (karena sesungguhnya mereka menta’wilkan hadits atau ayat dalam al-Qur’an yang berbicara tentang keberadaan Alloh ta’ala menurut hawa nafsu mereka).

Dalam sebuah riwayat yang shohih dari beliau Shalallahu alaihi wa sallam dinyatakan bahwa Allah ada dilangit, sebagaimana sabda beliau Shalallahu ‘alayhi wa sallam (Artinya) : View full article »

Pembaca yang budiman, mungkin anda sering menemukan kaligrafi di sebagian tempat-tempat dan fasilitas umum. Kaligrafi ini bertuliskan lafazh jalalah (lafazh Allah), dengan nama Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-; tertulis dari kanan ke kiri (اللهُ مُحَمَّدٌ) . Kaligrafi ini biasa dipasang dalam bentuk stiker poster, dan lainnya di mobil-mobil, rumah-rumah, dan tempat lainnya. Bahkan kaligrafi ini banyak ditemukan pada mayoritas masjid-masjid di negeri kita, tanpa ada pertanyaan dan koreksi sedikitpun. Seakan-akan kaligrafi itu tak bermasalah.

View full article »

Oleh: Syaikh Salim al ‘Ajmiy hafizhohullaahu Ta’aalaa

Setiap perempuan haruslah mengetahui bahwa ketika dirinya keluar dari rumah keluarganya atau rumah suaminya, sesungguhnya ia keluar membawa kehormatan diri dan keluarganya. Oleh karena itu dia tidak boleh lalai menjaga karunia berharga ini hanya demi hasrat syaitoniy, dan juga ia tidak boleh melakukan suatu perbuatan yang akan mencoreng kehormatan tersebut.

Hakekat ini disadari oleh banyak perempuan, akan tetapi sebagian perempuan pura-pura lupa atau pura-pura tidak tahu tentang hakekat ini. Sehingga setiap kali ada berandal yang mengajak pada keburukan, mereka langsung memenuhinya, dan mereka lupa bahwa di jalan seperti ini pasti akan ada korban. Dan korban itu tidak lain adalah dirinya sendiri. Dia akan dijanjikan untuk dinikahi, namun janji itu tidak lain adalah alat untuk mengulur keluguannya dan agar si berandal ini dapat mencapai apa yang menjadi keinginannya. Maka kalau ia sudah mendapatkan keinginannya, ia akan membuang perempuan itu dalam keadaan kehormatannya telah View full article »

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا ءَاتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan akan dikalungkan kelak di lehernya pada hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Ali ‘Imran: 180)

Penjelasan beberapa mufradat ayat
وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا ءَاتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ
“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil View full article »

Istilah “kuno” ataupun “ketinggalan zaman” merupakan gelar atau julukan yang sering dilontarkan oleh kaum muda-mudi zaman ini terhadap seseorang yang mereka anggap sok memperhatikan akhlak atau adab Islami. Sebuah kondisi yang sangat disayangkan jika ini terjadi di negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Keadaan yang seperti ini akan bertambah parah terkhusus pada saat umat Islam sudah tidak lagi memperdulikan lagi akhlak dan adab Islami, terlebih slogan “siapa cepat dia dapat”, “siapa kuat dia yang menang” dijadikan sandaran dalam mencari berbagai macam keuntungan dunia. Tentunya kondisi yang seperti ini tidak akan menjadikan suasana dalam hidup semakin tenang, bahkan keadaan ini justru menjadi sebab keterpurukan sebuah negeri. Wal’iyadzu billah…(kita berlindung kepada Allah).

View full article »

Tema Jin, Setan, dan Iblis masih menyisakan kontroversi hingga kini. Namun yang jelas, eksistensi mereka diakui dalam syariat. Sehingga, jika masih ada dari kalangan muslim yang meragukan keberadaan mereka, teramat pantas jika diragukan keimanannya.

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengutus nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan risalah yang umum dan menyeluruh. Tidak hanya untuk kalangan Arab saja namun juga untuk selain Arab. Tidak khusus bagi kaumnya saja, namun bagi umat seluruhnya. Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutusnya kepada segenap Ats-Tsaqalain: jin dan manusia.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

View full article »

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullâh mengatakan: “Dosa-dosa itu akan mengurangi keimanan. Jika seorang hamba bertaubat, Allâh ‘Azzâ wa Jallâ akan mencintainya. Derajatnya akan diangkat disebabkan taubatnya.

Sebagian salaf mengatakan: ‘Dahulu setelah Nabi Dawud ‘Alayhissalâm bertaubat, keadaannyalebih baik disbandingkan sebelum terjatuh dalam kesalahan. Barangsiapa yang ditakdirkan untuk bertaubat maka dirinya seperti yang dikatakan Sa’îd ibnu Jubair râdhiyallâhu ‘anhu: “Sesungguhnya seorang hamba yang melakukan amalan kebaikan, bisa jadi dengan sebab amalan kebaikannya itu akan memasukkannya ke dalam neraka. Bisa jadi pula seorang hamba melakukan amalan kejelekan akan tetapi membawa dirinya masuk ke dalam surga. Hal itu karena ia membanggakan amalan kebaikannya. Sebaliknya, hamba yang terjatuh ke dalam kejelekan membawa dirinya untuk meminta ampun kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ, kemudian Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ mengampuni kesalahan-kesalahannya.”

Telah disebutkan dalam hadits yang Shâhih bahwa Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda: View full article »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.